Bila Anda pernah nyantri, Anda pasti kenal betul apa yang disebut marãji'(u).
Harfiah, marãji' adalah jamak dari marja'(un), yang berarti "tempat kembali".
Dan "tempat kembali" ini adalah istilah untuk menyebut kitab rujukan, alias referensi (reference).
Di pesantren, yang lazim disebut marãji' biasanya adalah kitab-kitab tua dalam berbagai bidang ilmu (fiqh, tafsir, ilmu-ilmu bahasa, sejarah, dan lain-lain), yang juga populer disebut kitab kuning, karena kebetulan dicetak di atas kertas berwarna kuning. (Benar-benar kertas berwarna kuning; bukan menjadi kuning karena tua).
Harfiah, marãji' adalah jamak dari marja'(un), yang berarti "tempat kembali".
Dan "tempat kembali" ini adalah istilah untuk menyebut kitab rujukan, alias referensi (reference).
Di pesantren, yang lazim disebut marãji' biasanya adalah kitab-kitab tua dalam berbagai bidang ilmu (fiqh, tafsir, ilmu-ilmu bahasa, sejarah, dan lain-lain), yang juga populer disebut kitab kuning, karena kebetulan dicetak di atas kertas berwarna kuning. (Benar-benar kertas berwarna kuning; bukan menjadi kuning karena tua).
