Pada waktu kecil saya diajari orangtua bahwa di dalam kubur nanti kita akan ditanya malaikat. Isi pertanyaannya adalah, pertama man rabbuka (Siapa tuhanmu)? Jawabannya adalah Allahu rabby (Tuhanku Allah). Kedua, man nabiyuka (Siapa nabimu)? Jawabannya: Muhammadun nabiy (Nabiku Muhammad). Ketiga, ma immamuka (Apa imam kamu)? Jawabnya: Al-Qurãnu imamy (Imamku Al-Qurãn).
Bila pertanyaan-pertanyaan itu tidak dijawab dengan benar, malaikat akan memukul kita dengan gada. Sekali pukul badan kita remuk, tapi kemudian diutuhkan lagi, lalu ditanya lagi, dan begitu seterusnya.
Pendeknya, tidak mampu menjawab berarti menikmati siksaan.
